Artikel Guru

Karya Siswa

Kabar Sekolah

Latest Updates

PENDATAAN PEMINATAN SMP NEGERI 2 PURBALINGGA

5/18/2020 09:29:00 AM


FORMULIR PEMINATAN CALON SISWA SMP NEGERI 2 PURBALINGGA 2020/2021
___________

Hallo anak-anak Siswa kelas VI SD/MI.

Kondisi pandemi COVID-19 belum berakhir.
Berdasarkan Permendikbud No. 44 tahun 2019  tentang penerimaan peserta didik baru dan Surat Edaran No.4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat serta sambil menunggu Petunjuk Teknis  tentang PPDB Kab. Purbalingga; maka kami panitia PPDB ingin menggali informasi  siswa kelas VI SD/MI yang memiliki minat melanjutkan ke  SMP N 2 Purbalingga.

Silahkan mengisi link formulir di bawah ini dengan lengkap dan jujur.
Termasuk kalian yang tinggal di luar Kecamatan Purbalingga.
Jangan khawatir, data kalian akan aman.
Dan akan kami tindaklanjuti, jika pada saatnya kalian benar-benar mendaftar di SMP Negeri 2 Purbalingga.

Formulir ini BUKAN merupakan pendaftaran PPDB.
Pendaftaran masuk SMP akan dibuka mulai tanggal 1 Juli 2020.

Kami tunggu sampai akhir bulan Juni 2020.

Silahkan klik :

https://bit.ly/Formulir_Peminatan_SMP_Negeri_2_Purbalingga_2020

Selamat mengisi.

Belajar Sejarah dari Nama Jalan di Purbalingga 1: Jalan Kuseri

3/22/2020 08:58:00 AM
Papan nama Jalan Kuseri di Purbalingga Wetan

Jalan Kuseri berada di Kelurahan Purbalingga Wetan. Jalan ini tepat berada di depan SD Negeri 1 Purbalingga Lor. Nama Kuseri diambil dari tokoh pahlawan Purbalingga yang juga berasal dari kelurahan tersebut. Kuseri memiliki nama lengkap Kuseri Yudosubroto, merupakan putra kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya bernama Basori Yudosubroto dan adiknya Sumeri. Kuseri lahir di Purbalingga dan mendapat pendidikan dasar.
Pada saat pendudukan Jepang, Kuseri mendaftar sebagai tentara. Pendidikan militernya didapatkan di Kasikang Gakko di Resisentei Cimahi, Jawa Barat antara Maret - Agustus  1943. Kasikang Gakko adalah pusat pendidikan dan pelatihan bintara Heiho. Pelatihan yang awalnya bukan diperuntukkan bagi PETA kemudian beralih menjadi pelatihan calon tentara PETA atau gyugun dalam sebutan bahasa Jepang. Peralihan dari pasukan Heiho menjadi PETA tidak dapat dilepaskan dari kebijakan pemerintah pendudukan Jepang untuk membentuk PETA. Kuseri dinyatakan selesai mengikuti pendidikan dan pelatihan dan untuk selanjutnya dikembalikan ke Banyumas dan secara resmi masuk menjadi PETA.
Karir militer Kuseri diawali dengan menjadi Budancho (bintara komandan regu) tentara PETA. Beliau tergabung dalam Dai-1-Chudan dari Dai-1-Daidan PETA yang bermarkas di Gumilir, Cilacap. Menurut Putrawiratha  (2001:147) Dai-1-Chudan yang bermarkarkas di Gumilir kemudian lebih dikelan sebagai Chudan Gumilir. Chudan tersebeut dipimpin oleh Chudoncho Tulus Subroto. Adapun pasukan induk Kuseri tergabung dalam Dai-1-Daidan yang bermarkas di Cilacap. Kuseri dikenal sebagai pribadi dan komandan yang keras, jujur, religius, dan tidak mau merepotkan orang lain.
 
Copyright © SMP Negeri 2 Purbalingga.